Apa TTM, TUTON, Praktikum UT ?



TTM (Tutorial Tatap Muka) Program Diploma dan Sarjana



TTM (Tutorial Tatap Muka) Program Diploma dan Sarjana
A. Pengertian
TTM merupakan layanan bantuan belajar yang ditandai dengan adanya pertemuan langsung secara tatap muka antara tutor dengan mahasiswa. TTM dikelompokkan menjadi dua yaitu, TTM wajib dan TTM atas permintaan (Atpem):
  1. TTM Wajib adalah TTM yang termasuk dalam layanan Sistem Paket Semester (SIPAS).
  2. TTM Atpem adalah TTM yang dapat diselenggarakan jika ada permintaan dari mahasiswa.
B. Ketentuan  Umum Tutor TTM
  1. Tutor memiliki latar belakang pendidikan minimal S1 dengan rumpun bidang studi yang sama dengan matakuliah yang ditutorialkan
  2. Menggunakan kit tutorial sebagai acuan pelaksanaan tutorial. Kit Tutorial terdiri dari:
  • Rancangan Aktivitas Tutorial (RAT),
  • Satuan Acara Tutorial (SAT),
  • Rancangan Tugas, dan
  • Bahan Presentasi 
  1. Membuat 3 tugas tutorial berikut pedoman penskoran.
  2. Hadir 8 kali pertemuan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
  3. Apabila tutor berhalangan hadir harus melaporkan ke UPBJJ-UT dengan mengusulkan pengganti yang mempunyai latar belakang setara dan relevan bidang studinya.
  4. Tutor yang lebih dari 3 kali tidak hadir, digantikan oleh tutor lain selama proses TTM dan tidak direkomendasikan lagi untuk menjadi tutor pada semester berikutnya
  5.  Menyerahkan dokumen hasil pelaksanaan tutorial ke UPBJJ-UT paling lambat satu minggu setelah pertemuan kedelapan:
  • Rekapitulasi nilai
  • Daftar hadir mahasiswa
  • RAT dan SAT
  • Catatan Pertemuan Tutorial
  • Tanda terima tugas dan dilengkapi hasil tugas mahasiswa yang memiliki nilai tertinggi dan nilai yang terendah yang telah diberi umpan balik oleh Tutor
C. Kegiatan TTM
  1. Membahas:
  • Materi dengan memperhatikan kompetensi esensial atau konsep-konsep penting;
  • Materi yang dianggap sulit oleh mahasiswa;
  • Contoh penerapan ilmu dalam kehidupan sehari-hari.
  1. Menerapkan strategi tutorial dan belajar mandiri secara efektif untuk matakuliah yang ditutorialkan.
  2. Melaksanakan/memfasilitasi berbagai kegiatan tutorial, seperti memberi informasi, memimpin diskusi, latihan, atau demontrasi.
  3. Mengingatkan mahasiswa untuk mempelajari materi pertemuan selanjutnya
  4. Memberikan umpan balik atas tugas-tugas yang dikerjakan oleh mahasiswa. Umpan balik diberikan secara tertulis pada masing-masing lembar jawaban tugas mahasiswa berupa komentar dan saran perbaikan. Secara umum umpan balik disampaikan pada pertemuan berikutnya.
  5. Membuat catatan pertemuan tutorial di setiap akhir pertemuan untuk merancang perbaikan pertemuan berikutnya. Catatan pertemuan tutorial dapat diisi:
  • Topik yang kurang dimengerti oleh mahasiswa sehingga memerlukan pembahasan khusus;
  • Kejadian penting yang terjadi selama pertemuan;
  • Situasi dan kondisi tutorial yang perlu ditingkatkan.
  1.   Memberikan nilai tutorial sesuai dengan pedoman penilaian
D. Pedoman Penilaian TTM
Aspek yang dinilai dalam TTM adalah pengerjaan tugas dan partisipasi dalam tutorial. Skor dari tugas dan partisipasi tersebut mempunyai kontribusi 50% terhadap nilai akhir mata kuliah jika UAS mencapai skor minimal 30.
  1. Nilai tutorial dapat diberikan jika mahasiswa mengikuti minimal 5 dari 8 kali pertemuan.
  2. Nilai tutorial dihitung dengan menggunakan formula berikut.
                  NT = 3P + 7 NTT
                                10 
      NT = nilai tutorial,  P = nilai partisipasi, dan NTT = rata-rata nilai tugas tutorial 1 (TT1), tugas tutorial 2 (TT2), dan tugas tutorial3 (TT3).
  1. Nilai partisipasi terdiri dari
  • Kesiapan mengikuti tutorial (telah membaca modul, telah mengerjakan PR yang ditugaskan tutor);
  • Kehadiran dalam tutorial tepat waktu;
  • Menyerahkan tugas tutorial tepat waktu;
  • Keakfifan dalam kelas tutorial.
  1. Tugas tutorial ulang hanya dapat diberikan kepada mahasiswa yang tidak hadir dengan menunjukkan surat keterangan dokter atau kondisi darurat (force majoure)










Tuton (Tutorial Online) Program Diploma dan Sarjana

A. Pengertian
Tuton merupakan bantuan belajar yang diberikan kepada mahasiswa melalui teknologi informasi dan komunikasi yang bersifat tidak langsung (asyncronous). Tuton terdiri dari:
  1. Tuton Mata Kuliah
Dilaksanakan selama 8 (delapan) minggu pertemuan, mencakup pembahasan materi inisiasi, forum diskusi, dan pemberian tugas.
  1. Tuton Tugas Akhir Program (TAP)
Dilaksanakan selama 6 (enam) minggu mencakup pembahasan materi inisiasi dan  Tugas
  1. Tuton Pembimbingan Karya Ilmiah (Karil). Tuton mata kuliah Sedangkan Tuton TAP
Dilaksanakan selama 8 (delapan) minggu pertemuan, mencakup pembimbingan karya ilmiah mahasiswa
B. Ketentuan Umum Tutor Tuton
  1. Tutor memiliki latar belakang pendidikan minimal S1 dengan rumpun bidang studi yang sama dengan matakuliah yang ditutorialkan
  2. Melaksanakan tutorial 8 kali pertemuan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
  3. Tutor yang tidak aktif melaksanakan tugasnya 3 minggu berturut-turut akan diganti dan tidak direkomendasikan lagi untuk menjadi tutor pada semester berikutnya
  4. Tutor dikatakan “aktif” jika melakukan aktivitas
  • Merevisi materi setiap semester
  • Membuat forum diskusi (satu forum diskusi setiap minggu)
  • Aktif merespon tanggapan dan pertanyaan mahasiswa
  • Membuat link materi dengan sumber pembelajaran lain
  • Memberikan umpan balik atas jawaban tugas mahasiswa
  1. Apabila ada tuton suatu mata kuliah yang tidak ada mahasiswanya atau mahasiswanya tidak aktif, tutor tetap melaksanakan kewajibannya sebagai tuton
  2. Menyerahkan laporan kegiatan tuton kepada Pembantu Dekan III 
C. Kegiatan Tuton
Pada setiap pertemuan, tutor diwajibkan:
  1. Memberikan materi inisiasi
Materi inisiasi bertujuan untuk memicu dan memacu mahasiswa dalam memahami BMP yang berisi panduan kepada mahasiswa untuk menyusun peta konsep, ringkasan materi atau pendalaman materi


  1. Membuat forum diskusi
Forum diskusi bertujuan untuk menstimuli mahasiswa mengemukakan pemikirannya terkait dengan materi yang diberikan atau ajakan membahas suatu masalah (studi kasus) yang terkait dengan materi inisiasi
  1. Memberikan materi pengayaan yang relevan dengan  materi yang sedang dibahas
Materi pengayaan bertujuan memberikan tambahan wawasan keilmuan terkait materi inisiasi yang bersumber dari Open Educaional Resources (OER) dan Latihan Mandiri (LM)
  1. Memberikan tugas tutorial
Tugas tutorial diberikan pada pertemuan ke-3, ke-5 dan ke-7 untuk mengukur tingkat pemahaman mahasisawa terhadap materi tutorial
  1. Membahas:
  • Materi dengan memperhatikan kompetensi esensial atau konsep-konsep penting;
  • Materi yang dianggap sulit oleh mahasiswa;
  • Contoh penerapan ilmu dalam kehidupan sehari-hari.
  1. Menerapkan strategi tutorial dan belajar mandiri secara efektif untuk matakuliah yang ditutorialkan.
  2. Melaksanakan/memfasilitasi berbagai kegiatan tutorial, seperti memberi informasi dan  memimpin diskusi, latihan,
  3. Mengingatkan mahasiswa untuk mempelajari materi pertemuan selanjutnya
  1. Memberikan respon terhadap tanggapan dan pertanyaan mahasiswa pada forum diskusi
  2. Memeriksa dan memberikan umpan balik terhadap tugas mahasiswa pada menu Tugas Tutorial
  3. Entry nilai tuton secara online pada link hhtp://elearning.ut.ac.id/apput/entry/ sesuai dengan tanggal yang telah ditentukan (paling lambat 2 minggu setelah hari terakhir UAS)
D. Pedoman penilaian
Aspek yang dinilai dalam Tuton, baik Tuton mata kuliah maupun Tuton TAP, adalah pengerjaan tugas dan partisipasi dalam tutorial. Skor dari tugas dan partisipasi dalam Tuton mata kuliah mempunyai kontribusi 30% terhadap nilai akhir mata kuliah, sedangkan untuk Tuton TAP berkontribusi 50% terhadap nilai akhir TAP, jika UAS atau TAP mencapai skor minimal 30. 
Rumus penilaian:
Nilai Tuton adalah gabungan dari:
  • Nilai Aktivasi: 20% dari 100%
  • Nilai Diskusi: 30% dari total nilai diskusi 1 s/d 8
  • Nilai Tugas: 50% dari total nilai tugas 1, 2, dan 3




Tuweb (Tutorial Webinar) Program Diploma dan Sarjana

A.Pengertian
Tuweb merupakan kegiatan tutorial yang bersifat synchronous yang dalam penyampaiannya memanfaatkan teknologi web. Tuweb bersifat dua arah dan multi user.
B.Ketentuan Umum Tutor Tuweb
  1. Tutor memiliki latar belakang pendidikan minimal S1 dengan rumpun bidang studi yang sama dengan matakuliah yang ditutorialkan
  2. Tutor telah mengikuti pelatihan Tuweb
  3. Menggunakan kit tutorial sebagai acuan pelaksanaan tutorial. Kit Tutorial terdiri dari:
  • Rancangan Aktivitas Tutorial (RAT),
  • Satuan Acara Tutorial (SAT),
  • Rancangan Tugas, dan
  • Bahan Presentasi
  1. Membuat 3 tugas tutorial berikut pedoman penskoran
  2. Melaksanakan tutorial 8 kali pertemuan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
  3. Tutor yang berhalangan melaksanakan tugasnya harus memberitahukan kepada UPBJJ dan menggantikannya di hari yang lain atas persetujuan mahasiswa dan UPBJJ
  4. Tutor yang lebih dari 3 kali tidak melaksanakan tugas, digantikan oleh tutor lain selama proses Tuweb dan tidak direkomendasikan lagi untuk menjadi tutor pada semester berikutnya
  5. Menyerahkan dokumen hasil pelaksanaan tutorial ke UPBJJ-UT paling lambat satu minggu setelah pertemuan kedelapan:
  • Rekapitulasi nilai
  • Daftar hadir mahasiswa
  • RAT dan SAT
  • Catatan Pertemuan Tutorial
  • Tanda terima tugas dan dilengkapi hasil tugas mahasiswa yang memiliki nilai tertinggi dan nilai yang terendah yang telah diberi umpan balik oleh Tutor
C.Kegiatan Tuweb
  1. Membahas:
  • Materi dengan memperhatikan kompetensi esensial atau konsep-konsep penting;
  • Materi yang dianggap sulit oleh mahasiswa;
  • Contoh penerapan ilmu dalam kehidupan sehari-hari.
  1. Menerapkan strategi tutorial dan belajar mandiri secara efektif untuk matakuliah yang ditutorialkan.
  2. Melaksanakan/memfasilitasi berbagai kegiatan tutorial, seperti memberi informasi, memimpin diskusi, latihan, atau demontrasi.
  3. Mengingatkan mahasiswa untuk mempelajari materi pertemuan selanjutnya
  4. Memberikan umpan balik atas tugas-tugas yang dikerjakan oleh mahasiswa. Secara umum umpan balik disampaikan pada pertemuan berikutnya.
  5. Membuat catatan pertemuan tutorial di setiap akhir pertemuan untuk merancang perbaikan pertemuan berikutnya. Catatan pertemuan tutorial dapat diisi:
  • Topik yang kurang dimengerti oleh mahasiswa sehingga memerlukan pambahasan khusus;
  • Kejadian penting yang terjadi selama pertemuan;
  • Situasi dan kondisi tutorial yang perlu ditingkatkan.
  1. Memberikan nilai tutorial sesuai dengan pedoman penilaian

D.Pedoman Penilaian Tuweb
  1. Nilai tutorial dapat diberikan jika mahasiswa mengikuti minimal 3 dari 8 kali pertemuan.
  2. Nilai partisipasi terdiri dari :
  • kesiapan mengikuti tutorial (telah membaca modul, telah mengerjakan PR yang ditugaskan tutor);
  • kehadiran dalam tutorial tepat waktu;
  • menyerahkan tugas tutorial tepat waktu;
  • keakfifan dalam kelas tutorial.
  1. Tugas tutorial ulang hanya dapat diberikan kepada mahasiswa yang tidak hadir dengan menunjukkan surat keterangan dokter atau kondisi darurat (force majoure).

Bantuan Belajar - Praktik / Praktikum

Praktik adalah kegiatan yang menuntut mahasiswa untuk menerapkan konsep, prinsip, prosedur dan keterampilan nyata atau buatan, secara terprogram dan terbimbing atau mandiri.
Praktikum adalah kegiatan yang menuntut mahasiswa untuk melakukan pengamatan, percobaan atau pengujian suatu konsep atau prinsip materi mata kuliah yang dilakukan di dalam atau di luar laboratorium.

Kategori Praktik dan Praktikum
Kegiatan praktik dan praktikum dikelompokkan ke dalam 4 kategori mata kuliah sebagai berikut:
  1. Mata kuliah praktik yaitu mata kuliah yang nilai akhirnya hanya ditentukan oleh nilai kegiatan praktik.
  2. Mata kuliah praktikum yaitu mata kuliah yang nilai akhirnya hanya ditentukan oleh nilai kegiatan praktikum.
  3. Mata kuliah berpraktik yaitu mata kuliah yang nilai akhirnya ditentukan oleh nilai kegiatan praktik dan UAS.
  4. Mata kuliah berpraktikum yaitu mata kuliah yang nilai akhirnya ditentukan oleh nilai kegiatan praktikum dan UAS.

Aspek yang dinilai dalam praktik dan praktikum adalah proses pelaksanaan praktik/praktikum, laporan praktik/praktikum, dan atau ujian praktik/paktikum. Skor dari praktik/praktikum untuk mata kuliah berpraktek/berpraktikum mempunyai kontribusi 50% terhadap nilai akhir mata kuliah jika UAS mencapai skor minimal 30. Sedangkan untuk mata kuliah praktik/praktikum, skor praktek/praktikum mempunyai kontribusi 100%. Ketentuan lebih lanjut tentang pelaksanaan praktik/praktikum diatur dalam buku panduan tersendiri.
Berikut Panduan Praktik dan Praktikum yang dapat diunduh.

FISIP:
  1. Program Studi S1 Ilmu Hukum Klik
  2. Program Studi S1 Ilmu Perpustakaan Klik
FMIPA:
  1. Program Studi S1 Biologi Klik
  2. Program Studi S1 Agribisnis Klik
  3. Program Studi S1 Ilmu Teknologi Pangan Klik
  4. Program Studi S1 Perencanaan Wilayah dan Kota Klik
FKIP:
  1. Program Studi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Klik
  2. Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris Klik
  3. Program Studi S1 Pendidikan Matematika Klik
  4. Program Studi S1 Pendidikan Biologi Klik
  5. Program Studi S1 Pendidikan Kimia Klik
  6. Program Studi S1 Pendidikan Fisika Klik
  7. Program Studi S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Klik
  8. Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi Klik
  9. Program Studi S1 Teknologi Pendidikan Klik
  10. Program Studi S1 Pendidikan Anak Usia Dini Klik
  11. Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Klik
FEKON :
  1. Program Studi S1 Akuntansi Klik  
sumber : www.ut.ac.id

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »